Senin, 28 Desember 2009

tempa besi selagi panas

“sikap menetukan tindakan .anda bukanlah sebagaimana yang anda kira.apa yang anda piker itulah anda”


Anda akan berhasil ketikan anda mau melatih diri anda,belajar dari apa yang anda kerjakan,serta memiliki kecerdasan untuk membuka diri dari ide gagasan,ide ide nakal yang berada disekitar diri anda.
Musuk terburuk kreatifitas adalah keraguan atas kemapuan dirir sendiri,seorang pemenang tidak akan pernah tahu apakah idenya cemerlang atau sekedera pepesan kosong kalau tidak ada upanya mewujudkannya denagn tindakan.bukanlah apa yang terjadi pada diri anda-tetapi bagaimana anda menangani apa yang terjadi pada diri anda-itulah yang menetukan.setiap anda pasti mrmiliki masalah,namun masalah yang sama bisa menjadi berbeda.perbedaan itu bukan terletak pada masalhnya,tetapi lebih darimana suduk kita memandang masalah tersebut.

Ketika anda keluar malam,disepanjang kampus ada penjualan mie rebus,biasanya pedangan menawarkan mie rebur dan telur setengah matang,sebenarnya telur setengan matang sama saja dengan telur setengan mentah.tentu kesannya akan lain jika kedua istilah ini dipakai,begitupun ketika anda berkata”wah….masalah itu mah bisa diselesaikan mas…..,tapi bisa diselesaikan”.enak yang keduanya bukan.

Dengan meteode”tempa besi selagi panas”maka penanganan masalah akan lebih efesien dan terarah.penyelesaain masalah lebih cepat(tapi tidak ergesa-gesa)akan membuat simpati dan empati.simpati dapat dilihatv seberapa banyak mahasiswa yang mendukung anda,dan empati dapat dilihat seberapa banyak mahasiswa yang membantu anda.temukan sitem panas tersebut dengan system “proaktif menjemput bola”dan tempalah segera mungkin ketika besi masih membara.jangan tunda sampai dingin.aspirasi yang disuarakan mrelalui anda harus terpetakan”besi model apa yang ada dihdapan anda”.tidak semua besi mampu dibentuk dengan pesanan pemilik,dengan demikin semua aspirasi yang dating kepada anda harus anda telan mentah.petakan aspirasi-laukakn startege-buat aksi-tuinggu reaksi

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar