Senin, 28 Desember 2009

Shalat menjadi sarana relaksasi

Kadang kala setiap hari disibukkan dengan problematika dunia,mungkin bagi kita yang bekerja dikantor setiap hari hanya menatap monitor dengan focus untuk menyelesaikan pekerjaan kita,entah kita sampai lupa bahwa untuk istirahat dan makan agar kesehatan kita selalu terjaga,dan ketika kita dihadapkan dengan persoalan dunia kita lupa kepada siapa kita mengadu?
Sesungguhnya allah itu maha penyanyang umatnya maka ia mewajibkan kita untuk shalat lima waktu,mengapa saya katakana bahwa shalat?
Didalam buku EMOTIONAL SPRITUAL QUESTION karya ary gynanjar dia menceritakan bahwa shalat dapat menjadi sarana relaksasi dengan memetik kisah nyata sebagai berikut:

“Ada seseorang teknisi listrik yang handal di negri ini dipinta untuk memperbaiki sebuah gedung perusahaan yang ternama,lalu dipangillah teknisi tersebut untuk memperbaiki gedung yang sedang bermasalah dengan listriknya.lalu sang manager perusahaan tersebut meminta kepada teknisi dengan tekanan yang keras mungkin.lalu sang manajer perusahaan berkata”ok aku ga mw tau pokoknya 1 jam harus selesai karena aku sudah bayarb mahal dan aku ga mw rugi karena listrik padam,kamu mengerti”lalu sang teknisi listrik melihat permasalah yang terjadi pada listrinya tapi ternyatan listrik ini sulit sekali untuk diperbaikinya dengan tekanan manager lalu teknisi sulit untuk berfikir denganm tenang dan relaks.lalu apa yang terjadi pada 1 jam berikutnya ternyata pekeraan dia tidak selesa”lalu manager memanggilnya dengan penuh kebingungan.mengapa teknisi yang handal ini tidak mampu.lalu akhirnya sang manager mengajak teknisi tersebut untuk berjalan-jalan dan makan siang.dan manager pun mananyakat sebab belum selesainya pekerjaan tersebut.akhirnya sang manajer pun sadar karena teknisi tidak diberikan ruang untuk tenang dan relaks atas otoriter manajer perusahaan
Lalu akhirnya tekinisi kembali bekerja dengan sikap tenang dan relaks dan dalam waktu setengah jam saja pekerjaan dia terselesaikan.”

Dengan shalat lima waktu kita akan mendapatkan ketenangan dan relaks dengan pekerjaan yang begitu banyak.dan dengan shalat bahwa kita akan semakin rendah hati karena tanpa allah kitalah bukan apa apa.dan dialah sesungguhnya tempat segala keluh kesah tentang kehidupan.
Hanya allah yang maha mengetahui

1 komentar: