silahkan dowload file di bawah link ini :
> http://www.ziddu.com/finishedanon.php?uid=dbjcleeeccecifg&fname=RMASIKESEHATANUNTUKPELAYANANDIRUMAHSAKITUMUMDAERAH.pdf&generate=313689515&sub=done&lan=english
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI KESEHATAN UNTUK PELAYANAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH
Diusulkan Untuk Memenuhi Tugas Pengembangan Sistem Informasi
Disusun Oleh :
Nama : 1. Abas Nurrahman 12108166
2. Randy Aditya Yusuf 11108582
3. Dhio Prasetyo 10108570
Kelas : 4KA04
FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI
UNIVERSITAS GUNADARMA
DEPOK
2012
ABSTRAKSI
Tuntutan pelayanan informasi untuk pasien di suatu rumah sakit semakin meningkat, pelayanan ini harus didukung dengan sistem informasi yang dapat memberikan kemudahan dalam pelayanan kesehatan bagi masyarakat serta lembaga rumah sakit tersebut.oleh karena itu dibutuhkan sistem yang dapat mengatur semua pelayanan ini.sehingga pasien dapat mudah untuk melakukan segala urusan administrasi tersebut.begitu juga dengan rumah sakit dapat memudahkan managemen rumah sakit karena terbantu oleh sistem tersebut.
Untuk meningkatkan pelayanan yang lebih baik kepada pasien dalam hal pelayanan akses data dan informasi diperlukan adanya suatu wadah yang dapat memberikan layanan yang lebih baik, Dengan adanya layanan informasi ini diharapkan semua managemen pelayanan masyarakat lebih efektif dan efesien. Dan juga pengembangan sistem ini menggunakan Database Management System yang terintegrasi dengan berbagai aplikasi managemen rumah sakit umum daerah. Dengan adanya program ini diharapkan dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada para pasien rumah sakit.
Kata kunci : Informasi, kesehatan, Database Manajemen Sistem
1. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pembangunan kesehatan suatu negara tidak dapat terlepas dari suatu sistem yang disebut dengan Sistem Kesehatan. Pada intinya sistem kesehatan merupakan seluruh aktifitas yang mempunyai tujuan utama untuk mempromosikan,mengembalikan dan memelihara kesehatan.
Sistem kesehatan mempunyai tujuan utama untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, sistem kesehatan tidak hanya mencakup “health care” atau pelayanan kesehatan, tetapi meliputi pengembangan pembiayaan dan mekasnisme risk pooling sehingga dapat melindungi masyarakat dari beban keuangan dan beban ekonomi karena penyakit. Dimensi lain menyangkut peningkatan kepuasan konsumen dan memberikan informasi dan pilihan, juga merupakan bagian penting dari sistem kesehatan.
Sistem kesehatan juga harus mampu memberikan manfaat kepada masyarakat dengan disitribusi yang adil. Sistem kesehatan tidak hanya menilai dan berfokus pada “tingkat manfaat” yang diberikan, tetapi juga bagaimana manfaat itu didistribusikan. Untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut, sistem kesehatan melakukan setidaknya empat fungsi yang meliputi pembiayaan, pemberian pelayanan, produksi sumber daya dan pembimbingan.
Dengan melihat fungsi-fungsi tersebut, maka sistem kesehatan dapat dilihat sebagai sistem produksi. Untuk memproduksi barang dan jasanya, sistem kesehatan harus memobilisasi sumber daya, kemudian menyalurkan sumber daya tersebut ke lembaga menghasilkan produk dan jasa atau individual yang membelinya. Banyak faktor yang menentukan kecukupan, efisiensi dan kualitas dari barang dan jasa sistem kesehatan. Salah satunya berkaitan dengan mobilisasi sumber pendanaan, bagaimana sumber daya ini diorganisasikan serta bagiamana sumber daya digunakan untuk memproduksi barang dan jasa dan juga pengembangan sistem informasi kesehatan harus menyediakan informasi yang akurat dan tepat.
oleh karena itu harus lah didukung dengan sistem yang menunjang semua kegiata managemen rumah sakit oleh karena itu kami mengajukan proposal pengembangan kesehatan untuk pelayanan rumah sakit daerah.
1.2 Rumusan Masalah
Dari penjelasan diatas dapat diambil suatu perumusan masalah yaitu :
1. Bagaimana memberikan pelayanan informasi kesehatan pada pasien dana managemen rumah sakit.
2. Membuat sistem yang terintegrasi dengan semua aplikasi pelayanan pada rumah sakit daerah umum yang terdiri dari : pembiayaan, pemberian pelayanan, produksi sumber daya dan pembimbingan.
3. Otomatisasi pengolahan database.
1.3 Tujuan
Membuat Sistem aplikasi pelayanan pada rumah sakit secara terintegrasi dengan semua aplikasi yang berada pada rumah sakit dan serta mengotomatisasi pengolahan database untuk memudahkan dalam pelayanan informasi dan sistem managemen yang berada pada rumah sakit sehingga pengaksesan informasi pelayanan dapat lebih efisien dan fleksible,
1.4 Batasan Masalah
Ruang lingkup aplikasi ini hanya pada pembuatan aplikasi pelayanan kesehatan yang berada pada rumah sakit dari sistem Administrasi,penjadwalan konsultasi kepada dokter ,dan juga menyediakan informasi tentang:
a)Financing sources, sumber pembiayaan termasuk pemerintah dan non pemerintah;
b) Financing agent, institusi yang mengelola dana kesehatan termasuk berbagai lembaga pemerintah, swasta, asuransi, LSM, rumah tangga
c) Providers: lembaga yang menerima dana untuk menyediakan dan menyelenggarakan program dan pelayanan kesehatan, termasuk milik pemerintah, swasta, LSM serta rumah tangga (dalam kasus”self treatment”);
d) Functions, yaitu jenis program atau intervensi
atau kegiatan yang merupakan peruntukan penggunaan biaya kesehatan;
f) Beneficiaries, yaitu klasifikasi penggunaan dana kesehatan menurut batasan geografis, administratif, demografis, strata ekonomi dan katagori
masalah
1.5 Manfaat dari pengembangan sistem :
Manfaat dari pengembangan sistem ini adalah sebagai berikut :
1. Meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa kesehatan rumah sakit
2. Menjadi daya tarik untuk memikat pengguna agar pelayanan kesehatan lebih menjadi efektif dan efesien.
3. Meningkatkan laba rumah sakit sendiri
4. Menyediakan informasi-informasi mengenai data pelayanan kesehatan pasien.
1.6 Metode Penelitian
Metodologi penelitian yang digunakan penulis adalah Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan penelitian ilmiah ini adalah menggunakan pendekatan metode SDLC (Systems Development Life Cycle). Menurut McLeod Jr, R. dan Schell,2008.
Fase identifikasi, pada fase ini adalah mengidentifikasi masalah yang ada, yaitu kebutuhan untuk memperoleh informasi mengenai pelayanan dan aplikasi managemen seluruh rumah sakit yang terdiri dari empat yaitu pembiayaan, pemberian pelayanan, produksi sumber daya dan pembimbingan.
Fase analisis, pada fase ini penulis menganalisis dan melakukan studi literature tentang semua masalah yang ditemukan dalam tahap identifikasi dan menentukan cara yang tepat dalam mencari dan mencari solusi alternatif yang lebig efektif dan efesien.
Fase perancangan, pada fase ini ialah merancang tampilan aplikasi , yaitu tampilan interface pelayanan.dan Tampilan yang menarik serta interaktif diharapkan dapat dibuat sebaik mungkin. Selain itu,pada fase ini juga dilakukan perancangan database yang akan digunakan.
Fase uji coba, penulis melakukan uji coba terhadap rancangan aplikasi tersebut kepada para sebagian pengguna, agar mendapatkan masukan atau kekurangan dari pengujian awal. Uji coba dilakukan untuk melihat perkembangan terakhir dari aplikasi yang dibuat.
Fase implementasi, pada fase akan mengimplementasikan seluruh rancangan yang telah dibuat dalam fase perancangan yaitu membuat program dengan tampilan yang menarik.
2. PEMBAHASAN
2.1 Rumah Sakit
2.1.1 Pengertian Rumah Sakit
Rumah sakit adalah suatu organisasi yang meliputi tenaga medis profesional yang terorganisir serta adanya sarana kedokteran yang permanen dalam menyelenggarakan pelayanan kedokteran, asuhan keperawatan yang berkesinambungan, diagnosis serta pengobatan penyakit yang diderita oleh pasien. Rumah sakit juga diartikan sebagai tempat dimana orang sakit mencari dan menerima pelayanan kedokteran serta tempat dimana pendidikan klinik untuk mahasiswa kedokteran, perawat dan berbagai tenaga profesi kedokteran lainnya.
2.1.2 Evaluasi Sistem Lama
Rumah sakit merupakan salah satu asset kesehatan yang harus dikembangkan secara terus menurus agas dapat memberikan pelayanan yang lebih efektif dan efesien .dan juga kita banyak menemukan Pelayanan untuk konsultasi atau berobat jalan dilakukan dengancara manual yaitu pertama-tama pasien datang ke rumah sakit dan mendaftarkan diri di poliklinik yang dituju, proses pendataannyapun masih manual, selanjutnya pasien menunggu giliran untuk konsultasi dengan dokter.
Sistem pengolahan data yang lama menggunakan cara manual juga, di mana pemrosesan data dilakukan dengan cara pembukuan manual kemudian data tersebut akan disimpan dalam bentuk arsip per periode bulan. Hal ini sangat tidak efektif dan menghabiskan banyak kertas karena data masih berupa fisik. Dari segi fisik keamanan data sangat rentan akan kerusakan karena hal-hal yang tidak terduga misalnya:kebocoran, kebakaran, dan pencurian. Dilihat dari sisii keamanan pengolahan data arsip manual ini sangat riskan akan pengaksesan data oleh orang yang tidak berwenang dan tidak bertanggung jawab.
2.2 Kegiatan Pengembangan Sistem Yang Akan Dilakukan
Berikut ini kegiatan pengembangan sistem yang akan dilakukan :
1. Menganalisis sistem
2. Mendesain sistem, termasuk desain perangkat lunak aplikasi
3. Penerapan sistem ke dalam perangkat lunak dan perangkat keras
4. Testing sistem
5. Pelatihan untuk para operator
6. Maintenace dari sistem
2.3 Modul Pengembangan
1. Modul sistem Administrasi,penjadwalan konsultasi kepada dokter
2. Modul Financing sources, sumber pembiayaan termasuk pemerintah dan non pemerintah;
3. modul Financing agent, institusi yang mengelola dana kesehatan termasuk berbagai lembaga pemerintah, swasta, asuransi, LSM, rumah tangga
4. modul Providers: lembaga yang menerima dana untuk menyediakan dan menyelenggarakan program dan pelayanan kesehatan, termasuk milik pemerintah, swasta, LSM serta rumah tangga (dalam kasus”self treatment”);
5. modul Functions, yaitu jenis program atau intervensi atau kegiatan yang merupakan peruntukan penggunaan biaya kesehatan.
6. Modul Beneficiaries, yaitu klasifikasi penggunaan dana kesehatan menurut batasan geografis, administratif, demografis, strata ekonomi dan katagori masalah
2.4 Ilustrasi Arsitektur Sistem
Setiap user akan saling terhubung secara online dengan semua aplikasi yang lain melalui ISP dalam hal ini adalah penyedia layanan internet. Setiap user tidak akan langsung terhubung dengan server utama pelayanan , namun terhubung dengan portal. Setiap informasi maupun request dari user akan diteruskan oleh portal ke ticket server. Hal ini akan lebih meningkatkan keamanan sistem sebab user yang tidak dinginkan tidak akan bisa menggangu integritas data di server.
2.5 Tenaga Pelaksana
Untuk mengembangkan sistem Informati Penjualan Tiket Kereta ini, maka dibutuhkan tim pengembang yang kompeten di bidangnya masing-masing, sebagai berikut:
1. Project Manager & System Analyst : Abas Nurrahman
2. Database Engineering & Graphic Engineer : Randy Aditya
3.Software Engineer ,Network Engineer ,Technical Writer : Dhio Prasetyo
2.6 Rancangan Biaya sistem informasi
Rancangan Biaya Sistem Informasi
REFERENSI
http://kgm.bappenas.go.id/document/makalah/20_makalah.pdf
Prposal simka final.pdf
Kamis, 12 April 2012
Minggu, 01 April 2012
USAHA .SUN TREE(santri) BISNIS PELAYANAN JASA

CV.SUN TREE(santri)
BISNIS PELAYANAN JASA
“pelayana jasa ini bersifat untuk membantu dan mengajak para client berbisnis sambil beramal karena uang yang di bayarkan kepada kami akan kami sisipkan untuk sedekah dengan atas nama clent”
Sekilas Tentang Profil pendiri CV.SUN TREE
Data Pribadi :
Nama : Abas Nurrahman
Jenis kelamin : laki laki
Tempat, tanggal lahir : jakarta, 12 Februari 1991
Kewarganegaraan : Indonesia
Status perkawinan : Lajang
Tinggi, berat badan : 170 cm, 53 kg
Kesehatan : Sangat Baik
Agama : Islam
Alamat lengkap : Jl.dalang No 22 RT005/005 kec.cipayung , kel Munjul
Jakarta Timur Kode pos 13850
Telepon, HP : 08999787041 , 089652819362
E-mail : abas08@gunadarma.ac.id / abasnurrahman@gmail.com
blog/facebook : http://abas-nr.blogspot.com/ , http://www.facebook.com/abas.nurrahman
Latar Belakang Pendidikan Formal
1995-1996 Taman pendidikan TPA Al a’in
1996 -2002 SDN Munjul 01 Pagi
2002-2005 MTS DAARUTTAQWA(pondok-pesantren Daarutawqa)
2005-2008 SMA DAARUTTAQWA(pondok-pesantren Daarutawqa)
2008-sekarang semester 8,Universitas Gunadara (S1) jurusan SISTEM INFORMASI FAKULTAS ILMU TEKNOLOGI DAN KOMPUTER
Kemampuan
Hardskill :
Menguasai 2 bahasa asing yaitu bahasa Inggris aktif dan bahasa Arab aktif kemampuan pemrograman yaitu pada Visual basic ,Visual studio,HTML, pascal , C++ , pembuatan website e-learning dengan menggunakan moodle ,kemampuan penggunaan MS Office. Senang berekplorasi dengan software video editing seperti movie maker , pinacle studio dll
Softskill:
Jujur, kemapuan adaptasi dan teamwork , disiplin , loyal , semangat , konsisten , bekerja keras . mempunyai Motivasi yang tinggi
Prestasi Dan Kegiatan
Aktif mengikuti kegiatan keorganisasian pada saat SMA sebagai bagian bahasa dan bendahara.
Lomba marawis
PLDKS(pelatihan dasar kepemimpinan santri).
Lomba Pidato bahasa inggris di PONDOK PESANTREN DAARUTTAQWA
Mengikuti kegiatan KIM (kursus instruktur muda) di kegiatan Pramuka
mengikuti kegiatan dikampus seperti rohis pada angkatan 2008 di UNIVERSITAS GUNADARMA
Aktif mengikuti seminar seperti :
Seminar seperti succsess 2009 3 dimensions of work lite di UNIVERSITAS INDONESIA .
Seminar pengkukuhan majelis pembimbingan GUGUS DEPAN 04-373 di UNIVERSITAS INDONESIA
TRENDS IN MICROELECTRONIK INDUSTRY di UNIVERSITAS GUNADARMA .
Dasar Dasar pembuatan web berbasis JOMLA dll di UNIVERSITAS GUNADARMA.
Semi Final Lomba artikel pada acara Gunadarma Sharia Economic Event 2012
kompotesi perlombaan USB I (Unlimeted Software Building)
Workshop Wireless dan Lan di UNIVERSITAS GUNADARMA .
Kursus VISUAL STUDIO di UNIVERSITAS GUNADARMA .
Minat :
Menjadi seorang penulis dan wirausahawan , melakukan hal hal yang terbaik dan bermamfaat.
CV.SUN TREE didirikan untuk niat membantu oarang dan beribadah,kenpa demikian?sebetulnya sangat singkat hidup kita hanya sebentar oleh karena itu ,apakah dengan hidup yang sebentar ini .hidup kita bermamfaat dengan orang banyak.oleh karena itu saya mendirikan pelayanan jasa ini untuk niat membantu teman yang sedang sedikit pemasukan dan mengajak client untuk senantiasa bersedekah karena dengan client memakai jasa kami sebagian uang yang di bayar akan kami sedekahkan atas nama clien yang INSYA ALLAH akan menjadi LADANG AMAL DI AKHIRAT NANTI.
Pelayanan jasa kami terdiri dari golongan A dan B yaitu:
Golongan A:
1.jasa pengetikan tugas sekolah,kampus dll.
2.loundry pakaian minimal 10 killo untuk daerah jakarta timur,depok, jakarta selatan
3.jasa video editing / pemrotretan acara
4.jasa servis komputer dan maintance untuk warnet daan instal software
Golongan B :
1.jasa private belajar bahasa arab / inggris / komputer.
2.jasa konveksi / penjahitan baju untuk instansi sekolah,komunitas.
3.jasa alat praktikum sekolah sd,smp seperti : peta dunia GLOBE dll
4.jasa untuk membantu(sedia untuk membantu dalam kebaikan)
Cara bertransaksi dengan kami :
1.dapat menghubungi saya ke no 08999787041 , 089652819362
2.kita bertemu dan membuat kesepakan harga,saya tidak mencantumkan nilai maksimal yang akan di bayar ,tetapi akan di tentukan oleh ke dua belah pihak
3.membuat surat kesepakat kerjasama dan di tanda tangani oleh kedua belah pihak
Selasa, 27 Maret 2012
CYBERCRIME(DEFINISI PENGERTIAN DAN JENIS-JENIS CYBERCRIME)
Defenisi dan Pengertian Cyber Crime
Cybercrime merupakan bentuk-bentuk kejahatan yang ditimbulkan karena pemanfaatan teknologi internet.
· Dapat didefinisikan sebagai perbuatan melawan hokum yang dilakukan dengan menggunakan internet yang berbasis pada kecanggihan teknologi computer dan telekomunikasi.
Dalam beberapa literatur, cybercrime sering diidentikkan sebagai computer crime. The U.S. Department of Justice memberikan pengertian Computer Crime sebagai: "… any illegal act requiring knowledge of Computer technology for its perpetration, investigation, or prosecution". Pengertian lainnya diberikan oleh Organization of European Community Development, yaitu: "any illegal, unethical or unauthorized behavior relating to the automatic processing and/or the transmission of data". Andi Hamzah dalam bukunya “Aspek-aspek Pidana di Bidang Komputer” (1989) mengartikan cybercrime sebagai kejahatan di bidang komputer secara umum dapat diartikan sebagai penggunaan komputer secara ilegal. Sedangkan menurut Eoghan Casey “Cybercrime is used throughout this text to refer to any crime that involves computer and networks, including crimes that do not rely heavily on computer“.
Jenis-jenis Katagori CyberCrime
Eoghan Casey mengkategorikan cybercrime dalam 4 kategori yaitu:
A computer can be the object of Crime.
A computer can be a subject of crime.
The computer can be used as the tool for conducting or planning a crime.
The symbol of the computer itself can be used to intimidate or deceive.
Polri dalam hal ini unit cybercrime menggunakan parameter berdasarkan dokumen kongres PBB tentang The Prevention of Crime and The Treatment of Offlenderes di Havana, Cuba pada tahun 1999 dan di Wina, Austria tahun 2000, menyebutkan ada 2 istilah yang dikenal :
Cyber crime in a narrow sense (dalam arti sempit) disebut computer crime: any illegal behaviour directed by means of electronic operation that target the security of computer system and the data processed by them.
Cyber crime in a broader sense (dalam arti luas) disebut computer related crime: any illegal behaviour committed by means on relation to, a computer system offering or system or network, including such crime as illegal possession in, offering or distributing information by means of computer system or network.
Dari beberapa pengertian di atas, cybercrime dirumuskan sebagai perbuatan melawan hukum yang dilakukan dengan memakai jaringan komputer sebagai sarana/ alat atau komputer sebagai objek, baik untuk memperoleh keuntungan ataupun tidak, dengan merugikan pihak lain.
MODUS OPERANDI CYBER CRIME
Kejahatan yang berhubungan erat dengan penggunaan teknologi yang berbasis komputer dan jaringan telekomunikasi ini dikelompokkan dalam beberapa bentuk sesuai modus operandi yang ada, antara lain:
Unauthorized Access to Computer System and Service
Kejahatan yang dilakukan dengan memasuki/menyusup ke dalam suatusistem jaringan komputer secara tidak sah, tanpa izin atau tanpa sepengetahuan dari pemilik sistem jaringan komputer yang dimasukinya. Biasanya pelaku kejahatan (hacker) melakukannya dengan maksud sabotase ataupun pencurian informasi penting dan rahasia. Namun begitu, ada juga yang melakukannya hanya karena merasa tertantang untuk mencoba keahliannya menembus suatu sistem yang memiliki tingkat proteksi tinggi. Kejahatan ini semakin marak dengan berkembangnya teknologi Internet/intranet. Kita tentu belum lupa ketika masalah Timor Timur sedang hangat-hangatnya dibicarakan di tingkat internasional, beberapa website milik pemerintah RI dirusak oleh hacker (Kompas, 11/08/1999). Beberapa waktu lalu, hacker juga telah berhasil menembus masuk ke dalam data base berisi data para pengguna jasa America Online (AOL), sebuah perusahaan Amerika Serikat yang bergerak dibidang ecommerce yang memiliki tingkat kerahasiaan tinggi (Indonesian Observer, 26/06/2000). Situs Federal Bureau of Investigation (FBI) juga tidak luput dari serangan para hacker, yang mengakibatkan tidak berfungsinya situs ini beberapa waktu lamanya (http://www.fbi.org).
Illegal Contents
Merupakan kejahatan dengan memasukkan data atau informasi ke Internet tentang sesuatu hal yang tidak benar, tidak etis, dan dapat dianggap melanggar hukum atau mengganggu ketertiban umum. Sebagai contohnya, pemuatan suatu berita bohong atau fitnah yang akan menghancurkan martabat atau harga diri pihak lain, hal-hal yang berhubungan dengan pornografi atau pemuatan suatu informasi yang merupakan rahasia negara, agitasi dan propaganda untuk melawan pemerintahan yang sah dan sebagainya.
Data Forgery
Merupakan kejahatan dengan memalsukan data pada dokumen-dokumen penting yang tersimpan sebagai scripless document melalui Internet. Kejahatan ini biasanya ditujukan pada dokumen-dokumen e-commerce dengan membuat seolah-olah terjadi "salah ketik" yang pada akhirnya akan menguntungkan pelaku karena korban akan memasukkan data pribadi dan nomor kartu kredit yang dapat saja disalah gunakan.
Cyber Espionage
Merupakan kejahatan yang memanfaatkan jaringan Internet untuk melakukan kegiatan mata-mata terhadap pihak lain, dengan memasuki sistem jaringan komputer (computer network system) pihak sasaran. Kejahatan ini biasanya ditujukan terhadap saingan bisnis yang dokumen ataupun data pentingnya (data base) tersimpan dalam suatu sistem yang computerized (tersambung dalam jaringan komputer)
Cyber Sabotage and Extortion
Kejahatan ini dilakukan dengan membuat gangguan, perusakan atau penghancuran terhadap suatu data, program komputer atau sistem jaringan komputer yang terhubung dengan Internet. Biasanya kejahatan ini dilakukan dengan menyusupkan suatu logic bomb, virus komputer ataupun suatu program tertentu, sehingga data, program komputer atau sistem jaringan komputer tidak dapat digunakan, tidak berjalan sebagaimana mestinya, atau berjalan sebagaimana yang dikehendaki oleh pelaku.
Offense against Intellectual Property
Kejahatan ini ditujukan terhadap hak atas kekayaan intelektual yang dimiliki pihak lain di Internet. Sebagai contoh, peniruan tampilan pada web page suatu situs milik orang lain secara ilegal, penyiaran suatu informasi di Internet yang ternyata merupakan rahasia dagang orang lain, dan sebagainya.
Infringements of Privacy
Kejahatan ini biasanya ditujukan terhadap keterangan pribadi seseorang yang tersimpan pada formulir data pribadi yang tersimpan secara computerized, yang apabila diketahui oleh orang lain maka dapat merugikan korban secara materil maupun immateril, seperti nomor kartu kredit, nomor PIN ATM, cacat atau penyakit tersembunyi dan sebagainya.
Faktor – faktor penyebab Cybercrime :
Salah satu contoh kejahatan didunia cyber ialah Membajak situs web. Salah satu kegiatan yang sering dilakukan oleh cracker adalah mengubah halaman web, yang dikenal dengan istilah deface. Deface adalah melakukan perubahan pada halaman web depan pada situs-situs tertentu, biasanya aktifitas ini dilakukan oleh para hacker atau cracker dengan gerakan undergroundnya sebagai sebuah cyber gangfight untuk mengganggu informasi yang dimunculkan pada halaman situs yang dimaksud. Pembajakan dapat dilakukan dengan mengeksploitasi lubang keamanan.
Solusi untuk mencgah kejahatan tersebut adalah dengan mlakukan beberapa hal, yaitu diantaranya
1. Rutin melakukan update, upgrade dan patch pada sistem operasi dan aplikasi-aplikasi yang dipakai.
2. Memeriksa ulang dan memperbaiki konfigurasi pada sistem operasi, web server dan aplikasi lainnya.
3. Menganalisa kembali service-service yang aktif, matikan jika tidak perlu.
4.Mengatur jadwal untuk melakukan backup data penting, file konfigurasi sistem, database, sehingga jika sewaktu-waktu terjadi deface, anda tinggal menggunakan data backup.
5. Melindungi server dengan firewall dan IDS. Kedua tools ini ampuh untuk mengatasi serangan denial of service (DoS) attack.
Kesimpulan:
Indonesia termasuk sepuluh besar dunia dalam hal maraknya cybercrime. Namun, penanganan perundang-undangan untuk masalah cybercrime yang diberikan oleh pemerintah Indonesia belum maksimal. Selain itu, tingkat kesadaran masyarakat pengguna internet untuk tidak menyalahgunakan cyberspace di Indonesia juga masih sangat rendah.
Referensi :
1. http://awan95.wordpress.com/2007/04/06/kejahatan-di-dunia-maya/
2. http://www.lintasberita.com/Teknologi/Pengertian_Cyber_Crime
3. PENANGGULANGAN KEJAHATAN HACKING DI INDONESIA, Suhartono
4.http://www.ubb.ac.id/menulengkap.php?judul=DEFINISI%20PENGERTIAN%20DAN%20JENIS-JENIS%20CYBERCRIME%20BERIKUT%20MODUS%20OPERANDINYA&&nomorurut_artikel=353
5.http://sofyanblogzz.blogspot.com/2012/03/cyber-crime.html
Cybercrime merupakan bentuk-bentuk kejahatan yang ditimbulkan karena pemanfaatan teknologi internet.
· Dapat didefinisikan sebagai perbuatan melawan hokum yang dilakukan dengan menggunakan internet yang berbasis pada kecanggihan teknologi computer dan telekomunikasi.
Dalam beberapa literatur, cybercrime sering diidentikkan sebagai computer crime. The U.S. Department of Justice memberikan pengertian Computer Crime sebagai: "… any illegal act requiring knowledge of Computer technology for its perpetration, investigation, or prosecution". Pengertian lainnya diberikan oleh Organization of European Community Development, yaitu: "any illegal, unethical or unauthorized behavior relating to the automatic processing and/or the transmission of data". Andi Hamzah dalam bukunya “Aspek-aspek Pidana di Bidang Komputer” (1989) mengartikan cybercrime sebagai kejahatan di bidang komputer secara umum dapat diartikan sebagai penggunaan komputer secara ilegal. Sedangkan menurut Eoghan Casey “Cybercrime is used throughout this text to refer to any crime that involves computer and networks, including crimes that do not rely heavily on computer“.
Jenis-jenis Katagori CyberCrime
Eoghan Casey mengkategorikan cybercrime dalam 4 kategori yaitu:
A computer can be the object of Crime.
A computer can be a subject of crime.
The computer can be used as the tool for conducting or planning a crime.
The symbol of the computer itself can be used to intimidate or deceive.
Polri dalam hal ini unit cybercrime menggunakan parameter berdasarkan dokumen kongres PBB tentang The Prevention of Crime and The Treatment of Offlenderes di Havana, Cuba pada tahun 1999 dan di Wina, Austria tahun 2000, menyebutkan ada 2 istilah yang dikenal :
Cyber crime in a narrow sense (dalam arti sempit) disebut computer crime: any illegal behaviour directed by means of electronic operation that target the security of computer system and the data processed by them.
Cyber crime in a broader sense (dalam arti luas) disebut computer related crime: any illegal behaviour committed by means on relation to, a computer system offering or system or network, including such crime as illegal possession in, offering or distributing information by means of computer system or network.
Dari beberapa pengertian di atas, cybercrime dirumuskan sebagai perbuatan melawan hukum yang dilakukan dengan memakai jaringan komputer sebagai sarana/ alat atau komputer sebagai objek, baik untuk memperoleh keuntungan ataupun tidak, dengan merugikan pihak lain.
MODUS OPERANDI CYBER CRIME
Kejahatan yang berhubungan erat dengan penggunaan teknologi yang berbasis komputer dan jaringan telekomunikasi ini dikelompokkan dalam beberapa bentuk sesuai modus operandi yang ada, antara lain:
Unauthorized Access to Computer System and Service
Kejahatan yang dilakukan dengan memasuki/menyusup ke dalam suatusistem jaringan komputer secara tidak sah, tanpa izin atau tanpa sepengetahuan dari pemilik sistem jaringan komputer yang dimasukinya. Biasanya pelaku kejahatan (hacker) melakukannya dengan maksud sabotase ataupun pencurian informasi penting dan rahasia. Namun begitu, ada juga yang melakukannya hanya karena merasa tertantang untuk mencoba keahliannya menembus suatu sistem yang memiliki tingkat proteksi tinggi. Kejahatan ini semakin marak dengan berkembangnya teknologi Internet/intranet. Kita tentu belum lupa ketika masalah Timor Timur sedang hangat-hangatnya dibicarakan di tingkat internasional, beberapa website milik pemerintah RI dirusak oleh hacker (Kompas, 11/08/1999). Beberapa waktu lalu, hacker juga telah berhasil menembus masuk ke dalam data base berisi data para pengguna jasa America Online (AOL), sebuah perusahaan Amerika Serikat yang bergerak dibidang ecommerce yang memiliki tingkat kerahasiaan tinggi (Indonesian Observer, 26/06/2000). Situs Federal Bureau of Investigation (FBI) juga tidak luput dari serangan para hacker, yang mengakibatkan tidak berfungsinya situs ini beberapa waktu lamanya (http://www.fbi.org).
Illegal Contents
Merupakan kejahatan dengan memasukkan data atau informasi ke Internet tentang sesuatu hal yang tidak benar, tidak etis, dan dapat dianggap melanggar hukum atau mengganggu ketertiban umum. Sebagai contohnya, pemuatan suatu berita bohong atau fitnah yang akan menghancurkan martabat atau harga diri pihak lain, hal-hal yang berhubungan dengan pornografi atau pemuatan suatu informasi yang merupakan rahasia negara, agitasi dan propaganda untuk melawan pemerintahan yang sah dan sebagainya.
Data Forgery
Merupakan kejahatan dengan memalsukan data pada dokumen-dokumen penting yang tersimpan sebagai scripless document melalui Internet. Kejahatan ini biasanya ditujukan pada dokumen-dokumen e-commerce dengan membuat seolah-olah terjadi "salah ketik" yang pada akhirnya akan menguntungkan pelaku karena korban akan memasukkan data pribadi dan nomor kartu kredit yang dapat saja disalah gunakan.
Cyber Espionage
Merupakan kejahatan yang memanfaatkan jaringan Internet untuk melakukan kegiatan mata-mata terhadap pihak lain, dengan memasuki sistem jaringan komputer (computer network system) pihak sasaran. Kejahatan ini biasanya ditujukan terhadap saingan bisnis yang dokumen ataupun data pentingnya (data base) tersimpan dalam suatu sistem yang computerized (tersambung dalam jaringan komputer)
Cyber Sabotage and Extortion
Kejahatan ini dilakukan dengan membuat gangguan, perusakan atau penghancuran terhadap suatu data, program komputer atau sistem jaringan komputer yang terhubung dengan Internet. Biasanya kejahatan ini dilakukan dengan menyusupkan suatu logic bomb, virus komputer ataupun suatu program tertentu, sehingga data, program komputer atau sistem jaringan komputer tidak dapat digunakan, tidak berjalan sebagaimana mestinya, atau berjalan sebagaimana yang dikehendaki oleh pelaku.
Offense against Intellectual Property
Kejahatan ini ditujukan terhadap hak atas kekayaan intelektual yang dimiliki pihak lain di Internet. Sebagai contoh, peniruan tampilan pada web page suatu situs milik orang lain secara ilegal, penyiaran suatu informasi di Internet yang ternyata merupakan rahasia dagang orang lain, dan sebagainya.
Infringements of Privacy
Kejahatan ini biasanya ditujukan terhadap keterangan pribadi seseorang yang tersimpan pada formulir data pribadi yang tersimpan secara computerized, yang apabila diketahui oleh orang lain maka dapat merugikan korban secara materil maupun immateril, seperti nomor kartu kredit, nomor PIN ATM, cacat atau penyakit tersembunyi dan sebagainya.
Faktor – faktor penyebab Cybercrime :
Salah satu contoh kejahatan didunia cyber ialah Membajak situs web. Salah satu kegiatan yang sering dilakukan oleh cracker adalah mengubah halaman web, yang dikenal dengan istilah deface. Deface adalah melakukan perubahan pada halaman web depan pada situs-situs tertentu, biasanya aktifitas ini dilakukan oleh para hacker atau cracker dengan gerakan undergroundnya sebagai sebuah cyber gangfight untuk mengganggu informasi yang dimunculkan pada halaman situs yang dimaksud. Pembajakan dapat dilakukan dengan mengeksploitasi lubang keamanan.
Solusi untuk mencgah kejahatan tersebut adalah dengan mlakukan beberapa hal, yaitu diantaranya
1. Rutin melakukan update, upgrade dan patch pada sistem operasi dan aplikasi-aplikasi yang dipakai.
2. Memeriksa ulang dan memperbaiki konfigurasi pada sistem operasi, web server dan aplikasi lainnya.
3. Menganalisa kembali service-service yang aktif, matikan jika tidak perlu.
4.Mengatur jadwal untuk melakukan backup data penting, file konfigurasi sistem, database, sehingga jika sewaktu-waktu terjadi deface, anda tinggal menggunakan data backup.
5. Melindungi server dengan firewall dan IDS. Kedua tools ini ampuh untuk mengatasi serangan denial of service (DoS) attack.
Kesimpulan:
Indonesia termasuk sepuluh besar dunia dalam hal maraknya cybercrime. Namun, penanganan perundang-undangan untuk masalah cybercrime yang diberikan oleh pemerintah Indonesia belum maksimal. Selain itu, tingkat kesadaran masyarakat pengguna internet untuk tidak menyalahgunakan cyberspace di Indonesia juga masih sangat rendah.
Referensi :
1. http://awan95.wordpress.com/2007/04/06/kejahatan-di-dunia-maya/
2. http://www.lintasberita.com/Teknologi/Pengertian_Cyber_Crime
3. PENANGGULANGAN KEJAHATAN HACKING DI INDONESIA, Suhartono
4.http://www.ubb.ac.id/menulengkap.php?judul=DEFINISI%20PENGERTIAN%20DAN%20JENIS-JENIS%20CYBERCRIME%20BERIKUT%20MODUS%20OPERANDINYA&&nomorurut_artikel=353
5.http://sofyanblogzz.blogspot.com/2012/03/cyber-crime.html
macam-macam profesi TI dan dekripsi pekerjaannya(job's description)
Profesi di Dunia IT Bagian 1
4 05 2009
Macam macam Profesi di bidang IT :
1. IT Support Officer
Tanggung Jawab :
1. Menerima, memprioritaskan dan menyelesaikan permintaan bantuan IT
2. Membeli hardware IT, software dan hal-hal lain yang berhubungan dengan hal tersebut.
3. Instalasi, perawatan dan penyediaan dukungan harian baik untuk hardware & software Windows & Macintosh, peralatan termasuk printer, scanner, hard-drives external, dll
2. Network Administrator
Tugas dan Tanggung Jawab antara lain :
- Maintain dan perawatan jaringan LAN
- Archive data
- Maintain dan perawatan komputer
3. System Analyst
Tanggung Jawab Utama :
1. Mengumpulkan informasi untuk penganalisaan dan evaluasi sistem yang sudah ada maupun untuk rancangan suatu sistem.
2. Riset, perencanaan, instalasi, konfigurasi, troubleshoot, pemeliharaan, dan upgrade sistem pengoperasian.
3.Memperbaiki berbagai masalah seputar hardware, software, dan konektivitas, termasuk di dalamnya akses pengguna dan konfigurasi komponen.
4. IT Programmer
Tanggung Jawab :
1. Ambil bagian dalam pengembangan dan integrasi perangkat lunak
2. Mengembangkan secara aktif kemampuan dalam pengembangan perangkat lunak
3. Menerima permintaan user untuk masalah-masalah yang harus diselesaikan
4. Menyediakan dukungan dan penyelesaian masalah konsumen baik untuk konsumen internal maupun eksternal
5. Bertanggung jawab atas kepuasan terkini pelanggan
5. IT Administrator
menyediakan implementasi dan administrasi yang meliputi LAN, WAN dan koneksi dial-up, firewall, proxy serta pendukung teknisnya.
6. Database Administrator
bertanggung jawab untuk administrasi dan pemeliharaan teknis yang menyangkut perusahaan dalam pembagian sistem database.
7. Web Developers
Tanggung Jawabnya adalah :
1. Mendesain, membangun, atau memelihara situs web, menggunakan authoring atau bahasa scripting, alat penciptaan konten, alat manajemen, dan media digital.
2. Melakukan atau update situs web langsung.
3. Menulis, desain, atau mengedit konten halaman web, atau yang lain langsung memproduksi konten.
8. Web Administrators
Tanggung jawabnya adalah :
1. Back up atau memodifikasi aplikasi dan data yang terkait untuk menyediakan pemulihan kerusakan.
2. Menentukan sumber halaman web atau masalah server, dan mengambil tindakan untuk memperbaiki masalah tersebut.
3. Meninjau atau memperbarui konten halaman web atau link pada waktu yang tepat, menggunakan tool-tool.
Job description profesi-profesi IT antara lain :
1. Network Administrator, bertanggung jawab untuk menyiapkan, menginstalasi, dan memonitor jaringan LAN dan WAN, melakukan berbagai evaluasi, pemeliharaan, instalasi, dan tugas-tugas pelatihan untuk memastikan kinerja jaringan komputer perusahaan dan memenuhi kepuasan pengguna.
2. IT Manager, bertugas mengawasi semua staff di departemen IT, serta memberikan bimbingan, arahan dan pelatihan kepada karyawan junior terutama pada berbagai tugas yang mungkin sulit mereka lakukan.
3. Database Administrator, bekerja sama dengan profesional komputer lain seperti analis data, web peveloper dan programer komputer. Database Administrator mengidentifikasi kebutuhan klien dan memenuhi kebutuhan-kebutuhan melalui data penelitian yang tepat, mengumpulkan data, mengorganisasikannya, dan mengelolanya.
4. Programmer Analyst, hanya menulis, memodifikasi dan me-review software komputer. Programmer Analyst bertanggung jawab untuk menginterprestasi coding pekerjaan Software Engineer dan menjalankannya dengan sebuah komputer, mengujinya, meng-encoding, mendokumentasikan, dan men-debug program.
5. System Engineer, tanggung jawab utama dari System Engineer adalah memastikan bahwa semua sistem perusahaan berfungsi dengan lancar, memastikan bahwa setiap karyawan perusahaan semakin mampu untuk data tertentu, dan memastikan bahwa departemen IT perusahaan berjalan lancar.
6. Project Manager, memastikan bahwa instalasi sistem yang terdiri dari hardware komputer dan jaringan bersama dengan software sistem dan aplikasi membuat keutuhan sinergis yang memungkinkan bisnis untuk mendapatkan manfaat dari keuntungan yang dijanjikan tersebut.
7. Software Engineer, sedang dalam permintaan yang besar dalam berbagai sektor industri IT. Software Engineer bertanggung jawab untuk pengembangan software baru dan meningkatkan kemampuan software yang sudah ada.
Bidang Computer Hardware, Network dan System Engineering
Pendahuluan
Profesi-profesi dalam dunia IT baru muncul pada beberapa dekade belakangan ini sejalan dengan berkembangnya komputer. Bahkan sampai sekarangpun di negeri kita masih banyak orang yang belum mengetahui profesi programmer atau ahli jaringan.
Untungnya masyarakat kita sebagian besar sudah mengenal komputer sehingga bila kita ditanya tentang profesi/pekerjaan ini kita biasanya menjawab:
“Saya kerja di bidang komputer”.
Tentunya presepsi penanya akan berbeda-beda tentang “profesi bidang komputer”. Kadang kala mereka akan kembali bertanya:
“Bagaimana penjualannya? Sepertinya sekarang lagi menurun ya?”…. Dan kita hanya bisa mengangguk sambil tersenyum…
Ya memang itu wajar terjadi saat ini karena bidang IT adalah bidang pekerjaan yang penuh dengan abstraksi. Apa yang dihasilkan tidak berbentuk barang tetapi berbentuk suatu manfaat/jasa yang bisa meningkatkan produktifitas bidang pekerjaan lain.
Menurut saya, ilmu-ilmu bidang IT/komputasi muncul dari perpaduan antara matematika dan teknik elektro, karena banyak hal-hal yang bersifat matematis dan ada juga yang bersifat elektronika didalamnya. Bagi yang pernah kuliah di jurusan yang berhubungan dengan IT tentunya banyak berhadapan dengan matakuliah yang berhubungan dengan matematika, algoritma dan sedikit elektronika. Tetapi setelah bekerja, hal-hal bersifat logika dan algoritma akan lebih banyak digunakan. Karena itu dalam semua jurusan komputer, teknik elektro / telekomunikasi dan matematika, selalu ada matakuliah “Algoritma dan Pemprograman”
Ada orang yang mengatakan: “Adalah sebuat mitos, seorang yang ahli dalam pemprograman harus ahli dalam matematika.”
Mungkin ini ada benarnya secara umum, tetapi ada kalanya keahlian dalam matematika terutama Aljabar Linear memang diperlukan untuk membangun aplikasi tertentu seperti 3D CAD atau aplikasi grafis lainnya. Aplikasi jenis ini mungkin agak jarang di Indonesia, tetapi tidak sedikit developer Indonesia yang membangun aplikasi ini walaupun aplikasi ini milik asing yang tentunya akan di klaim sebagai buatan bangsa mereka.
Catatan:
Selanjutnya saya akan lebih sering menggunakan istilah-istilah dalam bahasa aslinya yaitu “en-US” atau LCID: 1033… , kecuali untuk istilah-istilah yang sudah umum dalam bahasa Indonesia.
Hal-hal yang saya bahas dalam tulisan ini tidak menggunakan definis-definisi baku melainkan hanya istilah-istilah yang saya pahami dan semoga akan lebih mudah dipahami.
Kembali pokok pembicaraan, untuk menyederhanakannya, menurut saya bidang profesi IT dibagi menjadi tiga bagian besar yaitu:
1. Computer Engineering (rekayasa komputer)
2. Computer System & Networking (sistem dan jaringan computer)
3. Software Development & Consulting (pengembangan & konsultansi priranti lunak)
Ketiga bidang IT tersebut sengaja saya urutkan dari yang bersifat “hard” ke yang lebih “soft”.
Pembaca mungkin bertanya-tanya mengapa bidang marketing / sales engineer tidak dimasukkan? Memang yang saya bahas di sini adalah dalam lingkup bidang yang bersifat technical saja. Kemudian bagaimana halnya dengan IT trainer yang memang ada untuk semua bidang profesi IT? Profesi trainer dapat digolongkan ke salah satu bidang yang paling dikuasai plus keahlian mengajarkan ilmunya sehingga lebih mudah dimengerti oleh trainee/audience. IT trainer juga memerlukan keahlian menulis untuk menyusun modul training atau menulis buku baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris.
Setiap profesi di dunia IT memiliki jenjang karir mulai dari fresh graduate, junior, experienced, senior hingga expert. Saya akan membahas lebih detail mengenai hal ini dalam tulisan yang berjudul: “Jenjang karir dalam dunia IT”. Dalam tulisan ini hanya akan dibahas macam-macam jenis profesi di dunia IT dan ciri-cirinya.
1. Bidang Computer Engineering
Bidang ini adalah yang paling bersifat konkrit karena tujuan akhirnya adalah menghasilkan produk yaitu sebuah Komputer atau sebuah peripheral. Computer engineering berkaitan dengan desain, pengembangan dan testing hardware komputer / peripheral dari mulai teknologi semikonduktor, mikroprosesor, circuit, interfacing hingga pengembangan embedded software dalam sebuah mikrokontroler.
Saya tidak akan banyak bercerita mengenai bidang ini karena banyak profesi-profesi di luar dunia IT yang terkait ke bidang ini seperti fisika, fabrikasi semikonduktor, mikroelektronika, elektronika dll.
1.1. Hardware Engineer
Sebagian besar profesi yang berkaitan dengan computer engineering tidak banyak terdapat di Indonesia karena tenaga ahli di bidang ini banyak dipekerjakan di industri mikroprosesor dan integrated circuit yang melibatkan proses fabrikasi mikroelektronika dan desain arsitektur mikroprosesor yang saat ini belum ada di Indonesia. Kalaupun ada hanya pada proses assembling / perakitan dan bukan desain serta pengembangannya.
Profesi yang ada di negeri kita umumnya berkaitan dengan rancang bangun interfacing dan mikrokontroler. Mereka yang mengambil jurusan teknik komputer selama kuliah dapat menekuni bidang ini. Profesi ini biasa disebut “hardware engineer”.Hardware Engineer in Labs
Profesi hardware engineer sering kali “overlapping” dengan teknik elektro terutama dengan profesi electronics engineer dan control / automation engineer. Di dunia kerja akan lebih banyak ditemukan tenaga-tenaga ahli yang berlatar belakang teknik elektro dibandingkan dengan teknik komputer.
Sebenarnya lingkup kerja masing-masing bidang sudah ditentukan. hardware engineer yang berlatar belakang teknik komputer tugasnya cenderung berhubungan dengan desain dan optimasi arsitektur komputer atau mikroprosesor/mikrokontroler pada khususnya. Contohnya adalah bagaimana membuat instruction set yang optimal, berapa jumlah pipeline yang dibutuhkan, registers, optimasi bus dalam mikroprosesor dll. Bidang teknik elektronika bertugas merancang divais mikroelektronika (transistor), VLSI, optimasi dalam fabrikasi semikonduktor, optimasi konektifitas antar komponen dan kehandalan komponen mikroprosesor/mikrokontroler yang diproduksi. Tetapi sekali lagi di negeri kita kenyatannya bidang ini sering overlapping karena sebagian besar lapangan kerja bidang hardware engineering berkaitan dengan desain, perakitan dan implementasi menggunakan komponen hardware yang sudah ada untuk membangun sebuah produk atau solusi.
Hardware Engineer
Tugas:
1. Mendesain dan membangun interface antara komputer dengan peralatan-peralatan lain
2. Membangun software yang mengontrol interface (biasanya menggunakan bahasa C)
3. Mendesain dan membangun solusi menggunakan embedded sistem / mikrokontroler
4. Membangun software untuk menjalankan mikrokontroler (biasanya menggunakan bahasa assembly)
5. Testing hardware.
Keahlian yang diperlukan:
1. Memahami rangkaian elektronika dan rancang bangun rangkaian digital serta komponennya
2. Meguasai arsitektur komputer dan cara kerja mikroprosesor / mikrokontroler
3. Meguasai rancang bangun computer interfacing
4. Memahami algoritma dan pemprograman
5. Menguasai bahasa pemprograman Assembly dan atau C/C++
6. Menguasai prinsip kerja komunikasi data baik secara parallel, serial (COM/USB), Wireles serta teknik pemprogramannya.
Latar Belakang:
Teknik komputer, Teknik elektro (pemusatan studi komputer)
2. Bidang Computer System & Networking
Bidang ini berkaitan dengan desain, implementasi dan pemeliharaan infrastruktur jaringan computer baik LAN maupun WAN, teknologi server hingga optimasi serta administrasi sistem komputer. Berikut ini adalah profesi-profesi yang berkaitan:
2.1. System Support / Technical Support
Dari namanya: “system support / technical support”, dapat kita pahami bahwa pekerjaan sehari-harinya adalah men-support / maintain / memelihara sistem komputer berupa hardware atau software yang sudah berjalan. Para profesional di bidang ini diperlukan untuk memberikan dukungan teknis terhadap produk berupa software atau hardware yang telah atau akan diimplementasikan. Selain itu, seorang system support / technical support harus dapat melakukan troubleshooting bila terjadi gangguan terhadap system. Kalau pembaca pernah mendengar profesi “helpdesk engineer”, profesi tersebut dapat digolongkan sebagai system support / technical support.
Salah satu hal yang perlu di perhatikan adalah, kadang kala seorang system support harus bekerja secara shift pagi dan malam untuk me-maintain sistem yang harus berjalan 24 jam sehari dan 7 hari seminggu.
System Support Memonitor Sistem
System Support / Technical Support
Tugas:
1. Memelihara dan memastikan sistem yang ada berjalan dengan baik
2. Instalasi sistem baik hardware maupun software
3. Troubleshooting dan perbaikan system
4. Memberikan pelatihan ke para pengguna sistem
Keahlian yang Diperlukan:
1. Menguasai instalasi & setting komputer
2. Memahami konsep dasar networking dan troubleshooting-nya
3. Memahami insalasi & troubleshooting hardware / software tertentu (tergantung apa yang di-support)
Latar Belakang:
Teknik komputer, Teknik elektro (pemusatan studi komputer)
2.2. Network Engineer
Profesi network engineer adalah salah satu profesi yang cukup diminati karena salah satu profesi IT dengan panghasilan yang lumayan. Jenjang karir profesi ini cukup jelas dan umumnya IT management dijabat oleh orang-orang yang berlatar belakang profesi ini (berdasarkan pengamatan saya..). Profesional di bidang ini umumnya memegang sertifikat CCNA, CCNP ataupun CCIE. Dengan memegang sertifikat ini, skill mereka dapat diakui secara internasional dan lebih memudahkan dalam memperoleh pekerjaan di negeri seberang.
Network engineer biasanya dipekerjakan di provider-provider jaringan atau perusahaan multi nasional dan atau yang berskala enterprise. Perusahaan-perusahaan tersebut membutuhkan interkoneksi data antar cabang di kota-kota yang jauh atau negara lain. Untuk itu diperlukan interkoneksi jaringan melalui WAN (Wide Area Network) dan konfigurasi LAN yang sesuai di kantor pusat dan kantor cabang.
Network Engineer - Seting Router
Network Engineer:
Tugas:
1. Mendesain dan membangun infrastruktur jaringan baik LAN maupun WAN
2. Memberikan solusi terbaik dalam hal infrastruktur jaringan baik dalam hal peralatan yang digunakan, efisiensi, reliability, security dan aspek-aspek lain yang terkait
3. Memastikan suatu infrastruktur jaringan computer dapat berfungsi dengan baik.
Keahlian yang Diperlukan:
1. Menguasai konsep dasar mengenai jaringan seperti topologi, protokol-protokol komunikasi, standar-standar networking, media komunikasi data dan keamanan jaringan baik LAN maupun WAN
2. Menguasai konsep dan desain infrastruktur jaringan dan troubleshooting-nya
3. Menguasai desain, instalasi dan terminasi media jaringan seperti kabel tembaga/UTP, fiber optic, Wireless communication dll
4. Menguasai setting, pemanfaatan dan troubleshooting perangkat jaringan seperti router, switch, firewall, proxy, modem dll
5. Memahami instalasi dan setting PC dan server yang bisa digunakan dalam infrastruktur jaringan seperti domain controller, proxy, filrewall, mailserver dll
6. Menguasai secara teknis dan praktis mengenai keamanan jaringan / sistem
Latar Belakang:
Teknik komputer, Teknik elektro (pemusatan studi komputer atau telekomunikasi)
2.3. System Engineer / Administrator
Profesi System Engineer / System Administrator (biasa disingkat Sys Admin) adalah profesi yang mirip dengan network engineer tetapi dituntut memiliki pengetahuan lebih detail dalam hal desain dan administrasi server-server yang ada di suatu jaringan internal.
Seseorang dengan posisi ini akan diserahi tanggung jawab untuk memastikan system (hardware, software dan jaringan komputer) di suatu perusahaan berjalan desuai harapan dan memegang kunci pasword utama jaringan internal perusahaan (Administrator). Serifikasi untuk profesi ini contohnya adalah MCSE untuk platform Microsoft Windows.
System Engineer di Ruang Server
System Engineer / Administrator
Tugas:
1. Mendesain dan membangun sistem dan jaringan komputer terutama dalam hal teknologi server dan konektifitasnya baik LAN maupun WAN
2. Memberikan solusi terbaik dalam hal pemilihan dan teknologi server dan software yang digunakan dalam hal efisiensi, reliability, security dan aspek-aspek lain yang terkait
3. Memastikan/memaintain suatu jaringan internal (baik LAN maupun WAN) dapat berfungsi dengan baik.
Keahlian yang Diperlukan:
1. Memahami konsep dan desain infrastruktur jaringan dan troubleshooting-nya
2. Mamahami setting dan instalasi tentang perangkat aktif jaringan seperti router, switch, hub, firewall dll.
3. Menguasai secara mendalam salah satu atau beberapa platform / network operating system untuk membangun suatu domain yang aman dan terintegrasi, contohnya seperti “Active Directory” untuk platform windows.
4. Menguasai secara mendalam tentang instalasi, setting dan troubleshooting PC dan server yang bisa digunakan dalam infrastruktur jaringan seperti domain controller, proxy, filrewall, mailserver, DNS dll
5. Menguasai secara teknis dan praktis mengenai keamanan jaringan / system
Latar Belakang:
Teknik komputer, Teknik elektro (pemusatan studi komputer atau telekomunikasi)
2.4. IT Specialist
Profesi IT specialist atau IT engineer mungkin merupakan profesi yang agak jarang terdengar. Tetapi tanpa disadari, beberapa professional yang merasa bekerja sebagai system support, network engineer ataupun system administrator dapat digolongkan sebagai IT specialist.
IT Specialist umumnya dipekerjakan di perusahaan-perusahaan yang core bisnisnya bukan IT. Tugas utamanya adalah merekomendasikan solusi IT terbaik untuk meningkatkan efisiensi dan performa bisnis perusahaan baik dalam hal hardware, jaringan maupun software. Kalau anda merasa pekerjaan ini mirip konsultan IT, mamang benar, IT specialist bekerja sebagai konsultan IT tetapi lebih cenderung kearah hardware dan jaringan, walaupun pengetahuan tentang software aplikasi server seperti operating system, mail server, proxy, anti virus server, firewall, enterprise portal dll sangat diperlukan dalam mendukung tugas-tugasnya.
Seorang IT specialist harus menguasi bidang IT secara luas baik networking maupun software hingga implementasinya yang “masuk akal”. Ya, solusi dan implementasi harus masuk akal, karena perusahaan yang belum pernah menerapkan IT secara terintegrasi kadangkala perlu mengadakan beberapa perubahan dalam manajemennya.
Untuk mengurangi perubahan dan sistem dapat bermanfaat secara optimal, seorang IT specialist harus memberikan solusi yang benar-benar dapat diterapkan dan ada gunanya serta dapat dikembangkan lebih lanjut untuk mengikuti perkembangan zaman.
IT Specialist
Tugas:
1. Mendesain dan membangun sistem komputerisasi terutama dalam hal implementasi software, hardware dan jaringan.
2. Memberikan solusi terbaik dalam hal pemilihan dan implementasi teknologi baik hardware maupun software.
Keahlian yang Diperlukan:
1. Memahami konsep dan desain infrastruktur jaringan dan troubleshooting-nya
2. Menguasai network operating system dan aplikasi-aplikasi yang dapat diimplementasikan dalam organisasi.
3. Memiliki pengetahuan yang luas mengenai software, hardware dan jaringan komputer.
4. Menguasai secara teknis dan praktis mengenai keamanan jaringan / system
Latar Belakang:
Teknik komputer, Teknik elektro (pemusatan studi komputer atau telekomunikasi), Manajemen Informatika
Jika diperhatikan benar-benar, ada suatu ciri yang umum dalam profesi bidang “Computer System & Networking”, yaitu mengenai skill dalam pemprograman. Memang keahlian memprogram ini tidak diperlukan secara langsung dalam tugas-tugas rutin seorang network engineer atau sysadmin, tetapi ada beberapa hal yang sifatnya mirip dengan pemprograman seperti setting router, server / client script, batch file dan konfigurasi lainnya. Tetapi bila seorang Sysadmin memiliki kemampuan programming, tentunya ini akan menjadi nilai tambah dalam pekerjaannya. Banyak orang-orang yang dahulunya bekerja di bidang networking memiliki kemampuan programming yang cukup mumpuni hingga mampu mengarang buku tentang software development dengan bahasa pemprograman tertentu.
nai profesi-profesi yang belum di bahas di sini akan saya bahas di tulisan selanjutnya:
“Profesi di Dunia IT Bagian 2: Bidang Software Development & Consulting”
hanya sampai disini saja penjelasan saya
• Referensi :
• http://pustaka.ictsleman.net/informatika/makalah/5_Jenis-jenis_Profesi_di_ti.pdf
• http://freezcha.wordpress.com/2011/04/13/job-description-profesi-di-bidang-it
• http://inori-to-shigoto.blogspot.com/2011/04/jenis-jenis-profesi-di-bidang-it-dan.html
• http://codelabour.wordpress.com/2009/05/04/profesi-di-dunia-it-bagian-1/
• http://sofyanblogzz.blogspot.com/
4 05 2009
Macam macam Profesi di bidang IT :
1. IT Support Officer
Tanggung Jawab :
1. Menerima, memprioritaskan dan menyelesaikan permintaan bantuan IT
2. Membeli hardware IT, software dan hal-hal lain yang berhubungan dengan hal tersebut.
3. Instalasi, perawatan dan penyediaan dukungan harian baik untuk hardware & software Windows & Macintosh, peralatan termasuk printer, scanner, hard-drives external, dll
2. Network Administrator
Tugas dan Tanggung Jawab antara lain :
- Maintain dan perawatan jaringan LAN
- Archive data
- Maintain dan perawatan komputer
3. System Analyst
Tanggung Jawab Utama :
1. Mengumpulkan informasi untuk penganalisaan dan evaluasi sistem yang sudah ada maupun untuk rancangan suatu sistem.
2. Riset, perencanaan, instalasi, konfigurasi, troubleshoot, pemeliharaan, dan upgrade sistem pengoperasian.
3.Memperbaiki berbagai masalah seputar hardware, software, dan konektivitas, termasuk di dalamnya akses pengguna dan konfigurasi komponen.
4. IT Programmer
Tanggung Jawab :
1. Ambil bagian dalam pengembangan dan integrasi perangkat lunak
2. Mengembangkan secara aktif kemampuan dalam pengembangan perangkat lunak
3. Menerima permintaan user untuk masalah-masalah yang harus diselesaikan
4. Menyediakan dukungan dan penyelesaian masalah konsumen baik untuk konsumen internal maupun eksternal
5. Bertanggung jawab atas kepuasan terkini pelanggan
5. IT Administrator
menyediakan implementasi dan administrasi yang meliputi LAN, WAN dan koneksi dial-up, firewall, proxy serta pendukung teknisnya.
6. Database Administrator
bertanggung jawab untuk administrasi dan pemeliharaan teknis yang menyangkut perusahaan dalam pembagian sistem database.
7. Web Developers
Tanggung Jawabnya adalah :
1. Mendesain, membangun, atau memelihara situs web, menggunakan authoring atau bahasa scripting, alat penciptaan konten, alat manajemen, dan media digital.
2. Melakukan atau update situs web langsung.
3. Menulis, desain, atau mengedit konten halaman web, atau yang lain langsung memproduksi konten.
8. Web Administrators
Tanggung jawabnya adalah :
1. Back up atau memodifikasi aplikasi dan data yang terkait untuk menyediakan pemulihan kerusakan.
2. Menentukan sumber halaman web atau masalah server, dan mengambil tindakan untuk memperbaiki masalah tersebut.
3. Meninjau atau memperbarui konten halaman web atau link pada waktu yang tepat, menggunakan tool-tool.
Job description profesi-profesi IT antara lain :
1. Network Administrator, bertanggung jawab untuk menyiapkan, menginstalasi, dan memonitor jaringan LAN dan WAN, melakukan berbagai evaluasi, pemeliharaan, instalasi, dan tugas-tugas pelatihan untuk memastikan kinerja jaringan komputer perusahaan dan memenuhi kepuasan pengguna.
2. IT Manager, bertugas mengawasi semua staff di departemen IT, serta memberikan bimbingan, arahan dan pelatihan kepada karyawan junior terutama pada berbagai tugas yang mungkin sulit mereka lakukan.
3. Database Administrator, bekerja sama dengan profesional komputer lain seperti analis data, web peveloper dan programer komputer. Database Administrator mengidentifikasi kebutuhan klien dan memenuhi kebutuhan-kebutuhan melalui data penelitian yang tepat, mengumpulkan data, mengorganisasikannya, dan mengelolanya.
4. Programmer Analyst, hanya menulis, memodifikasi dan me-review software komputer. Programmer Analyst bertanggung jawab untuk menginterprestasi coding pekerjaan Software Engineer dan menjalankannya dengan sebuah komputer, mengujinya, meng-encoding, mendokumentasikan, dan men-debug program.
5. System Engineer, tanggung jawab utama dari System Engineer adalah memastikan bahwa semua sistem perusahaan berfungsi dengan lancar, memastikan bahwa setiap karyawan perusahaan semakin mampu untuk data tertentu, dan memastikan bahwa departemen IT perusahaan berjalan lancar.
6. Project Manager, memastikan bahwa instalasi sistem yang terdiri dari hardware komputer dan jaringan bersama dengan software sistem dan aplikasi membuat keutuhan sinergis yang memungkinkan bisnis untuk mendapatkan manfaat dari keuntungan yang dijanjikan tersebut.
7. Software Engineer, sedang dalam permintaan yang besar dalam berbagai sektor industri IT. Software Engineer bertanggung jawab untuk pengembangan software baru dan meningkatkan kemampuan software yang sudah ada.
Bidang Computer Hardware, Network dan System Engineering
Pendahuluan
Profesi-profesi dalam dunia IT baru muncul pada beberapa dekade belakangan ini sejalan dengan berkembangnya komputer. Bahkan sampai sekarangpun di negeri kita masih banyak orang yang belum mengetahui profesi programmer atau ahli jaringan.
Untungnya masyarakat kita sebagian besar sudah mengenal komputer sehingga bila kita ditanya tentang profesi/pekerjaan ini kita biasanya menjawab:
“Saya kerja di bidang komputer”.
Tentunya presepsi penanya akan berbeda-beda tentang “profesi bidang komputer”. Kadang kala mereka akan kembali bertanya:
“Bagaimana penjualannya? Sepertinya sekarang lagi menurun ya?”…. Dan kita hanya bisa mengangguk sambil tersenyum…
Ya memang itu wajar terjadi saat ini karena bidang IT adalah bidang pekerjaan yang penuh dengan abstraksi. Apa yang dihasilkan tidak berbentuk barang tetapi berbentuk suatu manfaat/jasa yang bisa meningkatkan produktifitas bidang pekerjaan lain.
Menurut saya, ilmu-ilmu bidang IT/komputasi muncul dari perpaduan antara matematika dan teknik elektro, karena banyak hal-hal yang bersifat matematis dan ada juga yang bersifat elektronika didalamnya. Bagi yang pernah kuliah di jurusan yang berhubungan dengan IT tentunya banyak berhadapan dengan matakuliah yang berhubungan dengan matematika, algoritma dan sedikit elektronika. Tetapi setelah bekerja, hal-hal bersifat logika dan algoritma akan lebih banyak digunakan. Karena itu dalam semua jurusan komputer, teknik elektro / telekomunikasi dan matematika, selalu ada matakuliah “Algoritma dan Pemprograman”
Ada orang yang mengatakan: “Adalah sebuat mitos, seorang yang ahli dalam pemprograman harus ahli dalam matematika.”
Mungkin ini ada benarnya secara umum, tetapi ada kalanya keahlian dalam matematika terutama Aljabar Linear memang diperlukan untuk membangun aplikasi tertentu seperti 3D CAD atau aplikasi grafis lainnya. Aplikasi jenis ini mungkin agak jarang di Indonesia, tetapi tidak sedikit developer Indonesia yang membangun aplikasi ini walaupun aplikasi ini milik asing yang tentunya akan di klaim sebagai buatan bangsa mereka.
Catatan:
Selanjutnya saya akan lebih sering menggunakan istilah-istilah dalam bahasa aslinya yaitu “en-US” atau LCID: 1033… , kecuali untuk istilah-istilah yang sudah umum dalam bahasa Indonesia.
Hal-hal yang saya bahas dalam tulisan ini tidak menggunakan definis-definisi baku melainkan hanya istilah-istilah yang saya pahami dan semoga akan lebih mudah dipahami.
Kembali pokok pembicaraan, untuk menyederhanakannya, menurut saya bidang profesi IT dibagi menjadi tiga bagian besar yaitu:
1. Computer Engineering (rekayasa komputer)
2. Computer System & Networking (sistem dan jaringan computer)
3. Software Development & Consulting (pengembangan & konsultansi priranti lunak)
Ketiga bidang IT tersebut sengaja saya urutkan dari yang bersifat “hard” ke yang lebih “soft”.
Pembaca mungkin bertanya-tanya mengapa bidang marketing / sales engineer tidak dimasukkan? Memang yang saya bahas di sini adalah dalam lingkup bidang yang bersifat technical saja. Kemudian bagaimana halnya dengan IT trainer yang memang ada untuk semua bidang profesi IT? Profesi trainer dapat digolongkan ke salah satu bidang yang paling dikuasai plus keahlian mengajarkan ilmunya sehingga lebih mudah dimengerti oleh trainee/audience. IT trainer juga memerlukan keahlian menulis untuk menyusun modul training atau menulis buku baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris.
Setiap profesi di dunia IT memiliki jenjang karir mulai dari fresh graduate, junior, experienced, senior hingga expert. Saya akan membahas lebih detail mengenai hal ini dalam tulisan yang berjudul: “Jenjang karir dalam dunia IT”. Dalam tulisan ini hanya akan dibahas macam-macam jenis profesi di dunia IT dan ciri-cirinya.
1. Bidang Computer Engineering
Bidang ini adalah yang paling bersifat konkrit karena tujuan akhirnya adalah menghasilkan produk yaitu sebuah Komputer atau sebuah peripheral. Computer engineering berkaitan dengan desain, pengembangan dan testing hardware komputer / peripheral dari mulai teknologi semikonduktor, mikroprosesor, circuit, interfacing hingga pengembangan embedded software dalam sebuah mikrokontroler.
Saya tidak akan banyak bercerita mengenai bidang ini karena banyak profesi-profesi di luar dunia IT yang terkait ke bidang ini seperti fisika, fabrikasi semikonduktor, mikroelektronika, elektronika dll.
1.1. Hardware Engineer
Sebagian besar profesi yang berkaitan dengan computer engineering tidak banyak terdapat di Indonesia karena tenaga ahli di bidang ini banyak dipekerjakan di industri mikroprosesor dan integrated circuit yang melibatkan proses fabrikasi mikroelektronika dan desain arsitektur mikroprosesor yang saat ini belum ada di Indonesia. Kalaupun ada hanya pada proses assembling / perakitan dan bukan desain serta pengembangannya.
Profesi yang ada di negeri kita umumnya berkaitan dengan rancang bangun interfacing dan mikrokontroler. Mereka yang mengambil jurusan teknik komputer selama kuliah dapat menekuni bidang ini. Profesi ini biasa disebut “hardware engineer”.Hardware Engineer in Labs
Profesi hardware engineer sering kali “overlapping” dengan teknik elektro terutama dengan profesi electronics engineer dan control / automation engineer. Di dunia kerja akan lebih banyak ditemukan tenaga-tenaga ahli yang berlatar belakang teknik elektro dibandingkan dengan teknik komputer.
Sebenarnya lingkup kerja masing-masing bidang sudah ditentukan. hardware engineer yang berlatar belakang teknik komputer tugasnya cenderung berhubungan dengan desain dan optimasi arsitektur komputer atau mikroprosesor/mikrokontroler pada khususnya. Contohnya adalah bagaimana membuat instruction set yang optimal, berapa jumlah pipeline yang dibutuhkan, registers, optimasi bus dalam mikroprosesor dll. Bidang teknik elektronika bertugas merancang divais mikroelektronika (transistor), VLSI, optimasi dalam fabrikasi semikonduktor, optimasi konektifitas antar komponen dan kehandalan komponen mikroprosesor/mikrokontroler yang diproduksi. Tetapi sekali lagi di negeri kita kenyatannya bidang ini sering overlapping karena sebagian besar lapangan kerja bidang hardware engineering berkaitan dengan desain, perakitan dan implementasi menggunakan komponen hardware yang sudah ada untuk membangun sebuah produk atau solusi.
Hardware Engineer
Tugas:
1. Mendesain dan membangun interface antara komputer dengan peralatan-peralatan lain
2. Membangun software yang mengontrol interface (biasanya menggunakan bahasa C)
3. Mendesain dan membangun solusi menggunakan embedded sistem / mikrokontroler
4. Membangun software untuk menjalankan mikrokontroler (biasanya menggunakan bahasa assembly)
5. Testing hardware.
Keahlian yang diperlukan:
1. Memahami rangkaian elektronika dan rancang bangun rangkaian digital serta komponennya
2. Meguasai arsitektur komputer dan cara kerja mikroprosesor / mikrokontroler
3. Meguasai rancang bangun computer interfacing
4. Memahami algoritma dan pemprograman
5. Menguasai bahasa pemprograman Assembly dan atau C/C++
6. Menguasai prinsip kerja komunikasi data baik secara parallel, serial (COM/USB), Wireles serta teknik pemprogramannya.
Latar Belakang:
Teknik komputer, Teknik elektro (pemusatan studi komputer)
2. Bidang Computer System & Networking
Bidang ini berkaitan dengan desain, implementasi dan pemeliharaan infrastruktur jaringan computer baik LAN maupun WAN, teknologi server hingga optimasi serta administrasi sistem komputer. Berikut ini adalah profesi-profesi yang berkaitan:
2.1. System Support / Technical Support
Dari namanya: “system support / technical support”, dapat kita pahami bahwa pekerjaan sehari-harinya adalah men-support / maintain / memelihara sistem komputer berupa hardware atau software yang sudah berjalan. Para profesional di bidang ini diperlukan untuk memberikan dukungan teknis terhadap produk berupa software atau hardware yang telah atau akan diimplementasikan. Selain itu, seorang system support / technical support harus dapat melakukan troubleshooting bila terjadi gangguan terhadap system. Kalau pembaca pernah mendengar profesi “helpdesk engineer”, profesi tersebut dapat digolongkan sebagai system support / technical support.
Salah satu hal yang perlu di perhatikan adalah, kadang kala seorang system support harus bekerja secara shift pagi dan malam untuk me-maintain sistem yang harus berjalan 24 jam sehari dan 7 hari seminggu.
System Support Memonitor Sistem
System Support / Technical Support
Tugas:
1. Memelihara dan memastikan sistem yang ada berjalan dengan baik
2. Instalasi sistem baik hardware maupun software
3. Troubleshooting dan perbaikan system
4. Memberikan pelatihan ke para pengguna sistem
Keahlian yang Diperlukan:
1. Menguasai instalasi & setting komputer
2. Memahami konsep dasar networking dan troubleshooting-nya
3. Memahami insalasi & troubleshooting hardware / software tertentu (tergantung apa yang di-support)
Latar Belakang:
Teknik komputer, Teknik elektro (pemusatan studi komputer)
2.2. Network Engineer
Profesi network engineer adalah salah satu profesi yang cukup diminati karena salah satu profesi IT dengan panghasilan yang lumayan. Jenjang karir profesi ini cukup jelas dan umumnya IT management dijabat oleh orang-orang yang berlatar belakang profesi ini (berdasarkan pengamatan saya..). Profesional di bidang ini umumnya memegang sertifikat CCNA, CCNP ataupun CCIE. Dengan memegang sertifikat ini, skill mereka dapat diakui secara internasional dan lebih memudahkan dalam memperoleh pekerjaan di negeri seberang.
Network engineer biasanya dipekerjakan di provider-provider jaringan atau perusahaan multi nasional dan atau yang berskala enterprise. Perusahaan-perusahaan tersebut membutuhkan interkoneksi data antar cabang di kota-kota yang jauh atau negara lain. Untuk itu diperlukan interkoneksi jaringan melalui WAN (Wide Area Network) dan konfigurasi LAN yang sesuai di kantor pusat dan kantor cabang.
Network Engineer - Seting Router
Network Engineer:
Tugas:
1. Mendesain dan membangun infrastruktur jaringan baik LAN maupun WAN
2. Memberikan solusi terbaik dalam hal infrastruktur jaringan baik dalam hal peralatan yang digunakan, efisiensi, reliability, security dan aspek-aspek lain yang terkait
3. Memastikan suatu infrastruktur jaringan computer dapat berfungsi dengan baik.
Keahlian yang Diperlukan:
1. Menguasai konsep dasar mengenai jaringan seperti topologi, protokol-protokol komunikasi, standar-standar networking, media komunikasi data dan keamanan jaringan baik LAN maupun WAN
2. Menguasai konsep dan desain infrastruktur jaringan dan troubleshooting-nya
3. Menguasai desain, instalasi dan terminasi media jaringan seperti kabel tembaga/UTP, fiber optic, Wireless communication dll
4. Menguasai setting, pemanfaatan dan troubleshooting perangkat jaringan seperti router, switch, firewall, proxy, modem dll
5. Memahami instalasi dan setting PC dan server yang bisa digunakan dalam infrastruktur jaringan seperti domain controller, proxy, filrewall, mailserver dll
6. Menguasai secara teknis dan praktis mengenai keamanan jaringan / sistem
Latar Belakang:
Teknik komputer, Teknik elektro (pemusatan studi komputer atau telekomunikasi)
2.3. System Engineer / Administrator
Profesi System Engineer / System Administrator (biasa disingkat Sys Admin) adalah profesi yang mirip dengan network engineer tetapi dituntut memiliki pengetahuan lebih detail dalam hal desain dan administrasi server-server yang ada di suatu jaringan internal.
Seseorang dengan posisi ini akan diserahi tanggung jawab untuk memastikan system (hardware, software dan jaringan komputer) di suatu perusahaan berjalan desuai harapan dan memegang kunci pasword utama jaringan internal perusahaan (Administrator). Serifikasi untuk profesi ini contohnya adalah MCSE untuk platform Microsoft Windows.
System Engineer di Ruang Server
System Engineer / Administrator
Tugas:
1. Mendesain dan membangun sistem dan jaringan komputer terutama dalam hal teknologi server dan konektifitasnya baik LAN maupun WAN
2. Memberikan solusi terbaik dalam hal pemilihan dan teknologi server dan software yang digunakan dalam hal efisiensi, reliability, security dan aspek-aspek lain yang terkait
3. Memastikan/memaintain suatu jaringan internal (baik LAN maupun WAN) dapat berfungsi dengan baik.
Keahlian yang Diperlukan:
1. Memahami konsep dan desain infrastruktur jaringan dan troubleshooting-nya
2. Mamahami setting dan instalasi tentang perangkat aktif jaringan seperti router, switch, hub, firewall dll.
3. Menguasai secara mendalam salah satu atau beberapa platform / network operating system untuk membangun suatu domain yang aman dan terintegrasi, contohnya seperti “Active Directory” untuk platform windows.
4. Menguasai secara mendalam tentang instalasi, setting dan troubleshooting PC dan server yang bisa digunakan dalam infrastruktur jaringan seperti domain controller, proxy, filrewall, mailserver, DNS dll
5. Menguasai secara teknis dan praktis mengenai keamanan jaringan / system
Latar Belakang:
Teknik komputer, Teknik elektro (pemusatan studi komputer atau telekomunikasi)
2.4. IT Specialist
Profesi IT specialist atau IT engineer mungkin merupakan profesi yang agak jarang terdengar. Tetapi tanpa disadari, beberapa professional yang merasa bekerja sebagai system support, network engineer ataupun system administrator dapat digolongkan sebagai IT specialist.
IT Specialist umumnya dipekerjakan di perusahaan-perusahaan yang core bisnisnya bukan IT. Tugas utamanya adalah merekomendasikan solusi IT terbaik untuk meningkatkan efisiensi dan performa bisnis perusahaan baik dalam hal hardware, jaringan maupun software. Kalau anda merasa pekerjaan ini mirip konsultan IT, mamang benar, IT specialist bekerja sebagai konsultan IT tetapi lebih cenderung kearah hardware dan jaringan, walaupun pengetahuan tentang software aplikasi server seperti operating system, mail server, proxy, anti virus server, firewall, enterprise portal dll sangat diperlukan dalam mendukung tugas-tugasnya.
Seorang IT specialist harus menguasi bidang IT secara luas baik networking maupun software hingga implementasinya yang “masuk akal”. Ya, solusi dan implementasi harus masuk akal, karena perusahaan yang belum pernah menerapkan IT secara terintegrasi kadangkala perlu mengadakan beberapa perubahan dalam manajemennya.
Untuk mengurangi perubahan dan sistem dapat bermanfaat secara optimal, seorang IT specialist harus memberikan solusi yang benar-benar dapat diterapkan dan ada gunanya serta dapat dikembangkan lebih lanjut untuk mengikuti perkembangan zaman.
IT Specialist
Tugas:
1. Mendesain dan membangun sistem komputerisasi terutama dalam hal implementasi software, hardware dan jaringan.
2. Memberikan solusi terbaik dalam hal pemilihan dan implementasi teknologi baik hardware maupun software.
Keahlian yang Diperlukan:
1. Memahami konsep dan desain infrastruktur jaringan dan troubleshooting-nya
2. Menguasai network operating system dan aplikasi-aplikasi yang dapat diimplementasikan dalam organisasi.
3. Memiliki pengetahuan yang luas mengenai software, hardware dan jaringan komputer.
4. Menguasai secara teknis dan praktis mengenai keamanan jaringan / system
Latar Belakang:
Teknik komputer, Teknik elektro (pemusatan studi komputer atau telekomunikasi), Manajemen Informatika
Jika diperhatikan benar-benar, ada suatu ciri yang umum dalam profesi bidang “Computer System & Networking”, yaitu mengenai skill dalam pemprograman. Memang keahlian memprogram ini tidak diperlukan secara langsung dalam tugas-tugas rutin seorang network engineer atau sysadmin, tetapi ada beberapa hal yang sifatnya mirip dengan pemprograman seperti setting router, server / client script, batch file dan konfigurasi lainnya. Tetapi bila seorang Sysadmin memiliki kemampuan programming, tentunya ini akan menjadi nilai tambah dalam pekerjaannya. Banyak orang-orang yang dahulunya bekerja di bidang networking memiliki kemampuan programming yang cukup mumpuni hingga mampu mengarang buku tentang software development dengan bahasa pemprograman tertentu.
nai profesi-profesi yang belum di bahas di sini akan saya bahas di tulisan selanjutnya:
“Profesi di Dunia IT Bagian 2: Bidang Software Development & Consulting”
hanya sampai disini saja penjelasan saya
• Referensi :
• http://pustaka.ictsleman.net/informatika/makalah/5_Jenis-jenis_Profesi_di_ti.pdf
• http://freezcha.wordpress.com/2011/04/13/job-description-profesi-di-bidang-it
• http://inori-to-shigoto.blogspot.com/2011/04/jenis-jenis-profesi-di-bidang-it-dan.html
• http://codelabour.wordpress.com/2009/05/04/profesi-di-dunia-it-bagian-1/
• http://sofyanblogzz.blogspot.com/
Selasa, 13 Maret 2012
ETIKA DAN PROFESIONALISME
TUGAS MATA KULIAH SOFTSKILL
NAMA MATA KULIAH : ETIKA DAN PROFESIONALISME TSI
ETIKA DAN PROFESIONALISME
Pengertian Etika didalam pergaulan hidup bermasyarakat, bernegara hingga pergaulan hidup tingkat internasional di perlukan suatu sistem yang mengatur bagaimana seharusnya manusia bergaul. Sistem pengaturan pergaulan tersebut menjadi saling menghormati dan dikenal dengan sebutan sopan santun, tata krama, protokoler dan lain-lain. Maksud pedoman pergaulan tidak lain untuk menjaga kepentingan masing-masing yang terlibat agar mereka senang, tenang, tentram, terlindung tanpa merugikan kepentingannya serta terjamin agar perbuatannya yang tengah dijalankan sesuai dengan adat kebiasaan yang berlaku dan tidak bertentangan dengan hak-hak asasi umumnya. Hal itulah yang mendasari tumbuh kembangnya etika di masyarakat kita. Untuk itu perlu kiranya bagi kita mengetahui tentang pengertian etika serta macam-macam etika dalam kehidupan bermasyarakat.
Di dalam pembahasan artikel ini kita harus mengertahui pengertian etika secara etimologi yaitu: Pengertian Etika (Etimologi), berasal dari bahasa Yunani adalah “Ethos”, yang berarti watak kesusilaan atau adat kebiasaan (custom). Etika biasanya berkaitan erat dengan perkataan moral yang merupakan istilah dari bahasa Latin, yaitu “Mos” dan dalam bentuk jamaknya “Mores”, yang berarti juga adat kebiasaan atau cara hidup seseorang dengan melakukan perbuatan yang baik (kesusilaan), dan menghindari hal-hal tindakan yang buruk.Etika dan moral lebih kurang sama pengertiannya, tetapi dalam kegiatan sehari-hari terdapat perbedaan, yaitu moral atau moralitas untuk penilaian perbuatan yang dilakukan, sedangkan etika adalah untuk pengkajian sistem nilai-nilai yang berlaku.
Istilah lain yang identik dengan etika, yaitu: usila (Sanskerta), lebih menunjukkan kepada dasar-dasar, prinsip, aturan hidup (sila) yang lebih baik (su). Dan yang kedua adalah Akhlak (Arab), berarti moral, dan etika berarti ilmu akhlak.
Menurut para ahli, etika tidak lain adalah aturan prilaku, adat kebiasaan manusia dalam pergaulan antara sesamanya dan menegaskan mana yang benar dan mana yang buruk. Perkataan etika atau lazim juga disebut etik, berasal dari kata Yunani ETHOS yang berarti norma-norma, nilai-nilai, kaidah-kaidah dan ukuran-ukuran bagi tingkah laku manusia yang baik, seperti yang dirumuskan oleh beberapa ahli berikut ini:
- Drs. O.P. SIMORANGKIR : etika atau etik sebagai pandangan manusia dalam berprilaku menurut ukuran dan nilai yang baik.
- Drs. Sidi Gajalba dalam sistematika filsafat : etika adalah teori tentang tingkah laku perbuatan manusia dipandang dari segi baik dan buruk, sejauh yang dapat ditentukan oleh akal.
- Drs. H. Burhanudin Salam : etika adalah cabang filsafat yang berbicara mengenai nilai dan norma moral yang menentukan prilaku manusia dalam hidupnya.
Etika dalam perkembangannya sangat mempengaruhi kehidupan manusia. Etika memberi manusia orientasi bagaimana ia menjalani hidupnya melalui rangkaian tindakan sehari-hari. Itu berarti etika membantu manusia untuk mengambil sikap dan bertindak secara tepat dalam menjalani hidup ini. Etika pada akhirnya membantu kita untuk mengambil keputusan tentang tindakan apa yang perlu kita lakukan dan yangpelru kita pahami bersama bahwa etika ini dapat diterapkan dalam segala aspek atau sisi kehidupan kita, dengan demikian etika ini dapat dibagi menjadi beberapa bagian sesuai dengan aspek atau sisi kehidupan manusianya.
Filsuf Aristoteles, dalam bukunya Etika Nikomacheia, menjelaskan tentang pembahasan Etika, sebagai berikut:
• Terminius Techicus, Pengertian etika dalam hal ini adalah, etika dipelajari untuk ilmu pengetahuan yang mempelajari masalah perbuatan atau tindakan manusia.
• Manner dan Custom, Membahas etika yang berkaitan dengan tata cara dan kebiasaan (adat) yang melekat dalam kodrat manusia (In herent in human nature) yang terikat dengan pengertian “baik dan buruk” suatu tingkah laku atau perbuatan manusia.
Pengertian dan definisi Etika dari para filsuf atau ahli berbeda dalam pokok perhatiannya; antara lain:
• Merupakan prinsip-prinsip moral yang termasuk ilmu tentang kebaikan dan sifat dari hak (The principles of morality, including the science of good and the nature of the right)
• Pedoman perilaku, yang diakui berkaitan dengan memperhatikan bagian utama dari kegiatan manusia. (The rules of conduct, recognize in respect to a particular class of human actions)
• Ilmu watak manusia yang ideal, dan prinsip-prinsip moral sebagai individual. (The science of human character in its ideal state, and moral principles as of an individual)
• Merupakan ilmu mengenai suatu kewajiban (The science of duty)
Macam-macam Etika
Dalam membahas Etika sebagai ilmu yang menyelidiki tentang tanggapan kesusilaan atau etis, yaitu sama halnya dengan berbicara moral (mores). Manusia disebut etis, ialah manusia secara utuh dan menyeluruh mampu memenuhi hajat hidupnya dalam rangka asas keseimbangan antara kepentingan pribadi dengan pihak yang lainnya, antara rohani dengan jasmaninya, dan antara sebagai makhluk berdiri sendiri dengan penciptanya. Termasuk di dalamnya membahas nilai-nilai atau norma-norma yang dikaitkan dengan etika, terdapat dua macam etika (Keraf: 1991: 23), sebagai berikut:
1. Etika Deskriptif
Etika yang menelaah secara kritis dan rasional tentang sikap dan perilaku manusia, serta apa yang dikejar oleh setiap orang dalam hidupnya sebagai sesuatu yang bernilai. Artinya Etika deskriptif tersebut berbicara mengenai fakta secara apa adanya, yakni mengenai nilai dan perilaku manusia sebagai suatu fakta yang terkait dengan situasi dan realitas yang membudaya. Dapat disimpulkan bahwa tentang kenyataan dalam penghayatan nilai atau tanpa nilai dalam suatu masyarakat yang dikaitkan dengan kondisi tertentu memungkinkan manusia dapat bertindak secara etis.
2. Etika Normatif
Etika yang menetapkan berbagai sikap dan perilaku yang ideal dan seharusnya dimiliki oleh manusia atau apa yang seharusnya dijalankan oleh manusia dan tindakan apa yang bernilai dalam hidup ini. Jadi Etika Normatif merupakan normanorma yang dapat menuntun agar manusia bertindak secara baik dan menghindarkan hal-hal yang buruk, sesuai dengan kaidah atau norma yang disepakati dan berlaku di masyarakat.
Dan juga Masalah etika mendapat perhatian dalam pengembangan dan pemakaian sistem informasi. Masalah ini diidentifikasi oleh Richard Mason pada tahun 1986 (Zwass, 1998) yang mencakup privasi, akurasi, property, dan akses.
1. Privasi
Privasi menyangkut hak individu untuk mempertahankan informasi pribadi dari pengaksesan oleh orang lain yang memang tidak diberi ijin untuk melakukannya. Contoh isu mengenai privasi sehubungan diterapkannya sistem informasi adalah pada kasus seorang manajer pemasaran yang ingin mengamati email yang dimiliki bawahannya karena diperkirakan mereka lebih banyak berhubungan dengan email pribadi daripada email para pelanggan. Sekalipun manajer dengan kekuasaannya dapat melakukan hal itu, tetapi ia telah melanggar privasi bawahannya.
2. Akurasi
Akurasi terhadap informasi merupakan factor yang harus dipenuhi oleh sebuah sistem informasi. Ketidakakurasian informasi dapat menimbulkan hal yang mengganggu, merugikan, dam bahkan membahayakan. Sebuah kasus akibat kesalahan penghapusan nomor keamanan social dialami oleh Edna Rismeller. Akibatnya, kartu asuransinya tidak bisa digunakan dan bahkan pemerintah menarik kembali cek pensiun sebesar $672 dari rekening banknya. Mengingat data dalam sistem informasi menjadi bahan dalam pengambilan keputusan, keakurasiannya benar-benar harus diperhatikan.
3. Properti
Perlindungan terhadap hak property yang sedang digalakkan saat ini yaitu dikenal dengan sebutan HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual). Kekayaan Intelektual diatur melalui 3 mekanisme yaitu hak cipta (copyright), paten, dan rahasia perdagangan (trade secret).
a. Hak Cipta
Hak cipta adalah hak yang dijamin oleh kekuatan hokum yang melarang penduplikasian kekayaan intelektual tanpa seijin pemegangnya. Hak cipta biasa diberikan kepada pencipta buku, artikel, rancangan, ilustrasi, foto, film, musik, perangkat lunak, dan bahkan kepingan semi konduktor. Hak seperti ini mudah didapatkan dan diberikan kepada pemegangnya selama masih hidup penciptanya ditambah 70 tahun.
b. Paten
Paten merupakan bentuk perlindungan terhadap kekayaan intelektual yang paling sulit didapat karena hanya akan diberikan pada penemuan-penemuan inovatif dan sangat berguna. Hukum paten memberikan perlindungan selama 20 tahun.
c. Rahasia Perdagangan
Hukum rahasia perdagangan melindungi kekayaan intelektual melalui lisensi atau kontrak. Pada lisensi perangkat lunak, seseorang yang menandatangani kontrak menyetujui untuk tidak menyalin perangkat lunak tersebut untuk diserhakan pada orang lain atau dijual.
4. Akses
Fokus dari masalah akses adalah pada penyediaan akses untuk semua kalangan. Teknologi informasi malah tidak menjadi halangan dalam melakukan pengaksesan terhadap informasi bagi kelompok orang tertentu, tetapi justru untuk mendukung pengaksesan untuk
Profesionalisme adalah komitmen para profesional terhadap profesinya. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan kebanggaan dirinya sebagai tenaga profesional, usaha terus-menerus untuk mengembangkan kemampuan profesional, dst.
Dan alasanya knp harus ada Etika dan Profesionalisme adalah masyarakat harus dilindungi dari kerugian yang ditimbulkan karena ketidak mampuan teknis dan perilaku yang tidak etis, dari mereka yang menganggap dirinya sebagai tenaga profesional dalam
bidang tersebut Beberapa masyarakat yang memerlukan perlindungan :
1.Masyarakat umum
2.Pembeli produk dan jasa komputer
3.Penyedia tenaga ahli komputer
4.Tenaga ahli komputer
Lalu tiga watak kerja etika seorang Profesional:
1. Kerja seorang profesional itu beritikad untuk merealisasikan kebajikan demi tegaknya kehormatan profesi yang digeluti, dan oleh karenanya tidak terlalu mementingkan atau mengharapkan imbalan upah materiil.
2. Kerja seorang profesional itu harus dilandasi oleh kemahiran teknis yang berkualitas tinggi yang dicapai melalui proses pendidikan dan/atau pelatihan yang panjang, ekslusif dan berat.
3. Kerja seorang profesional -- diukur dengan kualitas teknis dan kualitas moral -- harus menundukkan diri pada sebuah mekanisme kontrol berupa kode etik yang dikembangkan dan disepakati bersama didalam sebuah organisasi profesi
kode etik (Code of conduct) profesi adalah:
1. Standar‐standar etika menjelaskan dan menetapkan tanggung jawab terhadap klien, institusi, dan masyarakat pada umumnya.
2. Standar‐standar etika membantu tenaga ahli profesi dalam menentukan apa yang harus mereka perbuat kalau mereka menghadapi dilema‐dilema etika dalam pekerjaan.
3. Standar‐standar etika membiarkan profesi menjaga reputasi atau nama dan fungsi‐fungsi profesi dalam masyarakat melawan kelakuan‐kelakuan yang jahat dari anggota‐anggota tertentu.
4. Standar‐standar etika mencerminkan / membayangkan pengharapan moral‐moral dari komunitas, dengan demikian standar‐standar etika menjamin bahwa paraanggota profesi akan menaati kitab UU etika (kode etik) profesi dalam pelayanannya.
5. Standar‐standar etika merupakan dasar untuk menjaga kelakuan dan integritas atau kejujuran dari tenaga ahli profesi.
6. Perlu diketahui bahwa kode etik profesi adalah tidak sama dengan hukum (atau undang‐undang). Seorang ahli profesi yang melanggar kode etik profesi akan menerima sangsi atau denda dari induk organisasi profesinya.
Contoh kasus :
Di Amerika Serikat, akuntan yang berpraktek disebut Certified Public Accountant (CPA), Certified Internal Auditor (CIA) dan Certified Management Accountant (CMA). Perbedaan jenis sertifikasi adalah dalam hal jenis-jenis jasa yang ditawarkan, walaupun mungkin saja satu orang memiliki lebih dari satu sertifikat. Sebagai tambahan, banyak pekerjaan akuntansi dikerjakan oleh seseorang tanpa memiliki sertifikasi namun di bawah pengawasan seorang akuntan bersertifikat.
Sertifikasi CPA dikeluarkan di negara bagian tempat kedudukan yang bersangkutan berupa ijin untuk menawarkan jasa auditing kepada publik, walaupun kebanyakan kantor akuntan juga menawakan jasa akuntansi, perpajakan, bantuan litigasi dan konsultansi keuangan lainnya. Persyaratan untuk mendapat sertifikat CPA bervariasi di antara negara bagian, namun ujian Uniform Certified Public Accountant diharuskan di setiap negara bagian. Ujian ini dibuat dan diperiksa oleh American Institute of Certified Public Accountants.
Sertifikasi CIA dikeluarkan oleh Institute of Internal Auditors (IIA), yang diberikan kepada kandidat yang lulus dalam empat bagian ujian. CIA kebanyakan memberikan jasanya kepada pemberi kerja langsung bukan kepada publik.
Sertifikasi CMA diberikan oleh Institute of Management Accountants (IMA), yang diberikan kepada kandidat yang dinyatakan lulus dalam empat bagian ujian dan memenuhi pengalaman praktek tertentu berdasarakan ketentuan IMA. CMA kebanyakan memberikan jasanya kepada pemberi kerja langsung bukan kepada publik. CMA juga bisa menawarkan jasanya kepada publik, namun dengan lingkup yang lebih kecil dibanding CPA.
Sumber referensi :
Ø http:/etika-dan-profesionalisme-tsi-kerja.html/-jarjar-.blogspot.com
penulis : fajar afza
Ø http/etika-dan-profesionalisme-dalam.html/BLOG HEBDRIK.blogspot.com
penulis : hendrik suganda
Ø nelly_sofi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/5819/Materi+2.doc
Ø http:/pengertian-etika-dan-macam-macamnya.html
Langganan:
Postingan (Atom)

